Powered By Blogger

Sabtu, 14 September 2019

Cerita Dewasa Bercinta Sekalian Simak Film BF


           Cerita Dewasa Bercinta Sekalian Simak Film BF 

Cerita Dewasa-Awal cerita ini berawal waktu Ellyn, adikku yang paling bungsu, akan kerjakan pekerjaan barisan dengan rekan-rekan kampusnya di dalam rumah. Ellyn memang memiliki muka yang cantik ditambah lagi dandanannya yang modis, hingga tidaklah heran banyak rekan-rekan kampusnya yang naksir padanya, meskipun mereka tahu jika sekarang Ellyn telah mempunyai pacar. Hari itu saya yang sedang libur kerja bersantai-santai di dalam rumah sekalian bermain Handphone.

Waktu itu semua keluargaku, terkecuali Ellyn, sedang pergi ke Mal untuk beli kepentingan bulanan. Saya tidak tertarik turut dengan mereka sebab saat ini sedang tanggal tua. “Teh, Ellyn keluar sesaat ya! Ingin ke rumah rekan dahulu. Kelak jika ada telephone dari rekan Ellyn yang namanya Indra, suruh langsung hadir ke rumah saja. Ia ingin ngerjain pekerjaan universitas bersama Ellyn…” kata Ellyn yang telah kelihatan siap ingin pergi. “Ok deh adikku yang cantik…!” candaku. “Makasih ya Teh…” jawab Ellyn sekalian tersenyum selanjutnya bergegas pergi. Tidak lama sesudah Ellyn pergi, telephone rumah berdering. Saat saya angkat nyatanya dari satu diantara rekan Ellyn yang bernama Indra. Sesuai dengan pesan Ellyn, karena itu saya memerintah Indra untuk langsung hadir saja ke rumah.
Baca Juga : Nikmat Nya Perawan Tetangga

Seputar 20 menit selanjutnya, kudengar ada suara ketokan di pagar depan rumahku. Sesudah saya buka pintu rumah untuk lihat siapa yang hadir, nyatanya ada 3 orang anak muda sedang berdiri di muka pagar rumahku. “Maaf, ingin cari siapa ya?” tanyaku. “Saya Indra, teman kampusnya Ellyn. Ellynnya ada Kak?” jawab satu dari mereka. Nyatanya Indra tidak hadir sendirian, tetapi dengan dua orang yang selanjutnya saya tahu mereka rekan kelompoknya Ellyn. “Ellyn masih di dalam rumah temannya. Nantikan di saja yah, mungkin sesaat Ellyn pulang…” kataku mempersilahkan masuk. “Makasih Kak…” sahut mereka hampir bertepatan. “Dasar Ellyn! Temannya kok cowok semua sih…” gumamku perlahan waktu mereka sedang buka pintu pagar. Sesudah berteman, saya baru tahu nama dua orang rekan Ellyn lainnya, yakni Angga serta Alex.

Dengan fisik, mereka wajahnya biasa saja. Indra berkulit sawo masak, kurus, memiliki rambut cepak serta dekil. Sedang Angga serta Alex hampir sama dengan Indra, tetapi mereka berkulit lebih hitam, kedua-duanya memiliki rambut keriting. Menurutku mereka lebih seperti berandalan dibanding mahasiswa. Meskipun saya tidak pilih-pilih dalam bersahabat, tetapi saya jadi merasakan risih dengan tampilan mereka. “Kok Ellyn ingin sich bersahabat dengan mereka…” pikirku dalam hati. Sebatas berbasa-basi, saya temani mereka bercakap di ruangan tamu. Sebelumnya percakapan kami cuma di seputar pekerjaan universitas mereka saja. Hari itu saya menggunakan kaos longgar warna krem tanpa ada bra dengan bawahan celana pendek ketat warna putih. Pada saat mengobrol, kadang saya tangkap mata mereka melirik mengarah dada serta pahaku.


Baca Juga : Tante Ku Yang Bahenol Bag.1

Tetapi sebab mereka ialah rekan-rekan adikku, karena itu saya berpikiran positif saja. Ditambah lagi umur mereka baru 18 tahunan, jadi masih anak kecil menurutku. “Kok kakak tidak turut pergi sama keluarga? Tidak bosen di dalam rumah sedirian…?” bertanya Alex. “Kakak malas turut. Lagian banyak bujukan kalau simak beberapa barang bagus. Kakak takut boros nih…” candaku. “Emang Kak Rena ngapain saja kalau sendirian gini? Tidak takut ada orang masuk apa? Untung saja kami dateng ya. Jadi dapat jagain Kak Rena deh…” kata Indra bercanda. Saya menjawab dengan dikit merayu “Bener nih ingin jagain kakak? Ya sudah kalau begitu temenin kakak saja ya sampai Ellyn pulang…”


Mereka juga malu-malu dengar jawabanku, mungkin sebab mereka lihat wajahku yang seperti cewek pendiam, tetapi nyatanya juga bisa merayu mereka. Sesudah sama-sama pandang sesaat, mereka bertiga pada akhirnya sepakat untuk menemaniku sampai Ellyn pulang. Mungkin semula mereka merasakan sungkan begitu lama sebab Ellyn tidak berada di rumah, tetapi pemikiran mereka beralih sesudah saya berlaku ramah. Saya selanjutnya menyuguhkan minuman serta kue mudah buat mereka. Saya sudah sempat rasakan mata mereka sedang lihat mengarah dada yang tidak terbungkus bra waktu saya sedang menunduk untuk menyimpan mimuman di atas meja. Ditambah lagi kaos yang saya gunakan waktu itu longgar, hingga panorama itu tentu membuat mereka menelan ludah. Tetapi saya waktu bodoh dengan hal itu.

Sesudah lama terlibat perbincangan, nyatanya mereka orangnya ramah serta enak dibawa bercakap dari mulai tema yang mudah sampai obrolan-obrolan yang cukup serius. Sekalian minum dan makan kami mengobrol serta bercanda panjang lebar. Sedang asyik-asyiknya mengobrol, saya dengar bunyi SMS masuk ke HP-ku. Nyatanya dari Ellyn yang berisi ia akan pulang seputar 2 jam , sebab masih ada masalah dengan temannya. Sesudah memberi tahu ke Indra, Alex serta Angga, nyatanya mereka tidak keberatan untuk menanti sepanjang itu. Selanjutnya kami meneruskan percakapan yang sudah sempat terputus.


Baca Juga : Tante Ku Yang Bahenol Bag.2


Ditengah-tengah percakapan Indra menanyakan “Kalo kakak pacaran ngapain saja sich?” “Kayak orang pacaran biasa saja. Paling tonton sama makan aja…” jawabku. “Bukan itu tujuan Indra Kak. Tujuannya sampai seberapa jauh pacarannya?” bertanya Indra yang kelihatannya belum senang dengan jawabanku baru saja. “Oh itu tujuan kamu Ben? Jika kakak sich pacarannya paling sampai hanya ciuman saja. Hayoo tentu kamu sudah mikir yang beberapa macam ya!?” saya menyengaja mengatakan semacam itu supaya membuat mereka jadi salah tingkah. Benar saja seperti dugaanku barusan, demikian dengar jawabanku baru saja muka mereka mulai memerah sebab malu.

Selanjutnya sebab takut saya geram karena pertanyaan Indra barusan, mereka cuma menunduk tanpa ada berani bicara sepatah kata juga. Situasi ruang yang semula ramai oleh percakapan kami berempat tiba-tiba jadi sepi. “Kak Rena, bosen nih bercakap sekalian makan doang. Bisa tonton DVD tidak? Kebetulan Angga bawa serta Film bagus neh…” kata Angga merusak kesunyian. “Boleh aja…! Kakak suka juga tonton Film. Yuk kita tonton di ruangan tengah…” kataku tanpa ada berprasangka buruk DVD apa yang Angga bawa serta. Pada akhirnya kami berempat duduk di sofa ruangan tengah untuk bersiap melihat. Nyatanya demikian DVD diputar, saya sudah sempat terkejut sebab nyatanya Film yang Angga bawa serta ialah Film BF kepanjangan dari Batman Forever.

Tetapi saya tidak bergerak dari tempat duduk sebab adegan-adegan di film itu membuat saya ingin tahu. Ruangan tengah itu jadi hening sebab semua terpaku pada monitor TV. Meskipun saya sedang serius melihat, tetapi saya sadar jika mata mereka melirik mengarah pahaku. Sesudah kurang lebih 45 menit lamanya, Film itu juga selesai. “Kakak serius sekali sich nontonnya barusan?” ledek Indra. “Kayak kamu tidak serius saja Ben!” saya membalas ledekan Indra sekalian tersenyum. Selanjutnya saya ajak mereka untuk bermain kartu sekalian melihat Film barusan. sekalian menanti Adikku Si Ellyn pulang.


                                                                  **********88CSN**********
                                                               Link Alternatif : Jeruk88.com
                                                                      Daftar : Klik Disini















Tidak ada komentar:

Posting Komentar